Pages

Selasa, 09 September 2014

Kontrol Konsumsi Gula



Kontrol Konsumsi Gula

Anda pasti sangat menyukai permen, coklat atau kue manis. Dari yang muda sampai tua juga senang dengan makanan berbahan dasar atau banyak mengandung gula. Tetapi tahukah anda bahwa rasa manis pada gula adalah penyebab masalah kesehatan tubuh. Berbahayakah? Tetu saja akan berbahaya jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Ingin tahu apa saja yang dapat ditimbulkan dari mengonsumsi gula atau makanan manis? Adakah cara tepat untuk menikmati gula dengan tidak berlebihan?

Gula  dapat menimbulkan efek negatif pada tubuh seperti contohnya penyakit kencing manis atau diabetes. Penyakit ini disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat misalnya terlalu banyak mengonsumsi gula. Kelebihan gula juga dapat mengakibatkan naiknya berat badan bahkan obesitas yang dapat menimbulkan berbagai penyakit. Dampak lainnya yang ditimbulkan adalah mudah lelah, sering mengantuk dan sulit berkonsentrasi. Sedangkan orang yang kekurangan gula akan terlihat kurus, lemas akibat kekurangan energi, kekurangan gizi sehingga mudah sakit.

Makanan seperti nasi, roti, kentang, dan mie juga memiliki kandungan gula. Juga dapat kita temui dalam lauk-pauk dan buah-buahan. Gula yang berasal dari makanan ini termasuk dalam karbohidrat kompleks. Sedangkan gula yang terdapat dalam gula pasir, sirup dan sejenisnya termasuk dalam kelompok karbohirat sederhana. Salah satu yang memiliki kandungan gula tinggi adalah minuman bersoda. Tidaklah mungkin menghindari gula karena gula adalah salah satu jenis karbohidrat. Telah diketahui juga bahwa  karbohidrat sangat diperlukan untuk menghasilkan energi yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Jadi, yang terpenting adalah cara Anda  mengkonsumsi gula secara seimbang agar tidak membahayakan tubuh Anda sendiri.

Konsumsi Gula Seimbang

Dengan mengonsumsi gula secara seimbang berarti Anda harus mengatur agar karbohidrat yang masuk dalam tubuh seimbang dengan energi yang dikeluarkan. Setiap orang mengeluarkan energi yang berbeda, tergantung dari usia, berat badan dan aktivitas yang dilakukan. Jumlah energi yang diperlukan rata - rata adalah antara 1.500 Kkal (kilo kalori) untuk orang dengan aktivitas ringan sampai 1.800 Kkal (kilo kalori) bila melakukan aktivitas sedang. Termasuk energi yang diperoleh dari lemak dan protein. Agar konsumsi gula Anda seimbang, maka jumlah karbohidrat yang dapat Anda konsumsi adalah 40% hingga 50% untuk karbohidrat kompleks, dan sisanya 10% hingga 15% untuk konsumsi karbohidrat sederhana. 


Yang perlu diperhatikan adalah jumlah gula yang terkandung dalam protein dan gula agar tidak berlebihan dalam mengonsumsinya. Untuk menghindari rasa lapar karena mengurangi asupan karbohidrat, Anda dapat menyiasatinya dengan makan dengan porsi kecil. Tubuh akan menjadi sehat jika Anda mampu mengontrol keseimbangan antara energi yang masuk melalui makanan dan minuman dengan energi yang dikeluarkan melalui berbagai kegiatan fisik. Termasuk dalam upaya Anda dalam mengontrol konsumsi gula.

Nah, setelah mengetahui dampak negatif jika Anda mengonsumsi gula secara berlebihan, Anda harus pintar- pintar mengontrol asupan gula kedalam tubuh. Dengan menjaga pola makan sehat dan teratur, tubuh pun akan terhindar dari penyakit yang tak diinginkan. Semoga artikel diatas dapat memberikan manfaat bagi Anda yang membacanya! Jangan lupa kunjungi juga website kami di www.phaseoslim.com atau www.susudiet.net

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About